
Pindah hosting adalah suatu aktifitas untuk berpindah dari satu web server ke web server yang lain. Pindah hosting sama halnya jika kita ibaratkan dengan pindah rumah. Maka perlu kita pastikan rumah baru yang nanti akan kita tempati cukup untuk menampung barang-barang termasuk kita. Dan juga perlu kita pastikan terlebih dahulu rumah baru tersebut layak untuk kita tempati. Termasuk juga dengan keterangan alamat tempat tinggal kita akan ikut berubah menyesuaikan dengan alamat rumah baru. Begitu juga dengan proses pindah hosting. Perlu kita pastikan spesifikasi layanan hosting yang kita tuju cukup atau lebih dari kebutuhan kita. Demikian juga dengan alamatnya, tentu akan ikut menyesuaikan dengan IP address server hosting baru.
Penyebab Pindah Hosting
Sebenarnya sangat banyak penyebab kita untuk berpindah hosting. Kebetulan w punya pengalaman beberapa kali berpindah hosting dengan alasan yang berbeda-beda. Berikut w rangkum beberapa alasan yang menyebabkan w berpindah hosting sesuai pengalaman.
- Server hosting lama troublenya melewati batas normal toleransi,
- Kebutuhan spesifikasi resource yang sulit untuk upgrade ke yang lebih tinggi,
- Ada kebutuhan beberapa penyesuain modul php atau web server dan addon lainnya yang tidak bisa di server hosting lama,
- Adanya kebutuhan untuk berpindah dari layanan share hosting ke VPS atau dedicated server,
- Tipikal bertahan atau tinggalin, jadi jika merasa layanan sudah tidak nyaman maka cari yang bisa membuat nyaman,
- Ada suatu kondisi yang mengharuskan untuk berpindah hosting walaupun server lama tidak ada masalah,
- Adanya kebutuhan untuk integrasi sehingga diperlukan untuk berada di satu tempat.
Itu beberapa alasan sesuai pengalaman yang membuat w berpindah-pindah server hosting. Mungkin teman-teman yang lain ada yang sama dan ada juga yang berbeda. Jadi semua kembali ke kebutuhan masing-masing.
Tutorial Tahapan Pindah Hosting
Untuk proses berpindah hosting sendiri ada berapa cara sesuai kondisi yang ada. Berikut beberapa kemungkinan kondisi umum yang sering terjadi dalam proses pindah hosting. Silahkan menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada. Sebagai catatan, di sini w hanya menginformasikan secara garis besar tahapannya. Dan tidak disertai dengan gambar interface panel web hosting manager. Karena beda panel web hosting manager maka akan berbeda juga tampilannya. Jadi, silahkan menyesuaikan secara garis besarnya.
A. Berpindah Hosting dengan Panel Web Hosting Manager yang sama
Pada kondisi seperti ini merupakan proses yang sangat mudah. Karena panel web hosting manager antar kedua server sama. Baik di server awal maupun di server tujuan menggunakan panel web hosting manager yang sama. Dengan demikian kita bisa memanfaatkan fitur full backup yang ada. Tahapanya yaitu sebagai berikut ini :
- Pastikan sudah memiliki file full backup dari server lama
- Kemudian akses ke panel web hosting yang baru
- Lakukan restore file full backup ke server baru
- Edit file config yang berfungsi untuk koneksi ke database, sesuaikan user, password, nama database sesuai yang ada di server baru
- Pastikan path atau struktur foldernya sudah sesuai
- Ganti nameserver menggunakan nameserver yang menuju ke server hosting yang baru
- Tunggu beberapa waktu hingga masa propagasi atau refresh DNS, ini merupakan waktu yang dibutuhkan untuk bisa mengenal IP server baru, biasanya ini butuh waktu 2- 6 jam, ada yang sekitar 12 jam, ada yang sekitar 24 jam dan maksimal 2 x24 jam
- Jika semua berjalan dengan baik maka website sudah bisa diakses dengan normal.
B. Berpindah Hosting dengan berbeda Panel Web Hosting Manager
Pada kondisi ini perlu beberapa penyesuaian. Tahapan ini juga berlaku untuk yang menggunakan VPS atau yang tanpa panel web hosting maanger.
- Pastikan sudah memiliki file full backup dari server lama
- Jika misalnya antara panel web hosting manager di server lama mendukung untuk restore backup di panel web hosting manager yang baru, maka bisa lakukan restore backup,
- Namun, jika point-2 di atas tidak mendukung maka perlu melakukannya dengan manual, sebagai berikut ini
- Akses ke panel web hosting yang baru
- Upload file backup, kemudian extract dan sesuaikan peletakan foldernya
- Buat user dan nama database
- Akses ke phpmyadmin dan lakukan import file backup database yang dari server lama ke database yang baru dibuat pada tahap point-6 di atas
- Edit file config yang berfungsi untuk koneksi ke database, sesuaikan user, password, nama database sesuai yang ada di server baru
- Pastikan path atau struktur foldernya sudah sesuai mengikuti settingan server baru
- Ganti nameserver menggunakan nameserver yang menuju ke IP server hosting yang baru
- Tunggu beberapa waktu hingga masa propagasi atau refresh DNS, ini merupakan waktu yang dibutuhkan untuk bisa mengenal IP server baru. Biasanya ini butuh waktu 1 – 6 jam, ada yang sekitar 12 jam, ada yang sekitar 24 jam dan maksimal 2 x 24 jam
- Jika semua berjalan dengan baik maka website sudah bisa diakses dengan normal
Tools Pengecekan Setelah Pindah Hosting
Untuk membantu kita menganalisa apakah settingan yang kita lakukan sudah benar atau belum. Apakah domain kita sudah mengarah ke server hosting yang baru atau belum. Maka kita bisa melakukan test dengan menggunakan beberapa tools di bawah ini :
- https://intodns.com/ : Tool ini bisa kita pergunakan memastikan apakah domain kita sudah menggunakan nameserver yang baru dan apakah sudah mengarah ke IP server yang baru atau belum
- https://dnschecker.org/ : Tool ini bisa membantu untuk melakukan pengecekan apakan record domain kita di DNS server baru sudah resolv semua atau belum
- https://gtmetrix.com/ = Dan untuk tools yang satu ini bisa membantu kita untuk menampilkan tampilan website kita secara live. Sehingga kita bisa memastikan apakah tahapan yang kita lakukan sudah benar atau belum
Demikian Tutorial Pindah Hosting secara garis besar. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang membutuhkannya dan bisa dikembangin sesuai dengan kondisi yang dijalani. Jika misalnya ada teman-teman pembaca yang membutuhkan bantuan untuk pindah hosting. Maka w bisa bantu selama w sedang tidak bekerja. Namun jika w sedang bekerja maka w akan fokus dengan kerjaan w dulu. Dan bantuan pindah hosting ini free of charge. Jadi tidak ada dipungut biaya sama sekali.
Leave a Reply