Yang Perlu di Perhatikan Saat Pindah Hosting

Yang Perlu di Perhatikan Saat Pindah Hosting
Yang Perlu di Perhatikan Saat Pindah Hosting

Jika pada pembahasan sebelumnya w berfokus pada tutorial pindah hosting. Maka pada artikel ini w akan membahas tentang hal apa saja Yang Perlu di Perhatikan Saat Pindah Hosting. Karena menurut w hal ini sangat penting. Seperti sebelumnya yang pernah w analogikakan. Jika pindah hosting itu sama halnya ketika kita pindah rumah. Tentunya kita mengharapkan sesuatu hal yang lebih baik dibanding sebelumnya. Jadi ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan saat akan pindah hosting.

Persiapan Pindah Hosting

Sebagian ada yang beranggapan, saat pindah hosting tidak perlu ada persiapan. Toh tinggal pindahkan saja datanya dari hosting lama ke hosting baru. Dan atau ada juga yang berfikir, di hosting baru nantinya akan dibantu oleh team teknis penyedia baru untuk proses migrasinya. Semua itu emang benar, namun apakah hanya seputar itu saja, tentu tidak. Jadi sebelum memutuskan pindah hosting, perlu bertanya pada diri sendiri dulu. Kenapa pindah hosting ? Kelebihan apa yang akan didapatkan di tempat baru dibanding tempat lama nantinya? Dan tentu semua jawaban pertanyaan ini hanya diri sendiri yang bisa menilainnya.

Jadi sebelum pindah hosting pahami dulu kenapa perlu pindah. Dan kenali terlebih dahulu tempat baru yang nanti akan ditempati. Kemudian perhatikan kebutuhan yang berjalan saat ini dan kebutuhan yang akan datang. Perhatikan fitur dan system di tempat baru, apakah mendukung dengan kebutuhan sekarang atau tidak. Jadi, jangan memutuskan sesuatu hal hanya dengan melihat kondisi sekarang. Namun akan banyak menimbulkan efek negatif pada masa yang akan datang.

Alasan Pindah Hosting

Alasan atau faktor yang mendorong seseorang pindah hosting sangat beragam. Setiap individu mempunyai alasannya sendiri saat akan pindah hosting. Dan hasilnya ada yang lebih baik dari sebelumnya. Sebagian ada juga yang malah tidak lebih baik dari sebelumnya. Dan beberapa ada yang sama dengan atau malah lebih buruk dari sebelumnya. Berikut ini w rangkum beberapa alasan pindah hosting. Baik pengalaman sendiri maupun dari hasil baca-baca di forum dan beberapa sosial media.

a. Biaya Hosting

Ada banyak yang memutuskan pindah karena faktor biaya. Apakah itu karena hoster lama ada kenaikan biaya sewa. Promo dari penyedia lain yang sangat menggiurkan. Dan atau menemukan penyedia baru yang biaya sewa lebih murah dari hoster lama. Hanya berfokus pada sisi angka biaya sewa tanpa mempertimbangkan hal lain. Maka tindakan ini adalah sebuah perjudian dalam memenuhi kebutuhan.

b. Layanan Hosting Sering Bermasalah

Dalam kondisi seperti ini pindah layanan hosting adalah pilihan yang tepat. Tapi perlu dipastikan masalahn yang muncul bukan dari sisi script web melainkan dari sisi server. Perhatikan juga, jangan asal pilih tempat baru. Tidak perlu terlena dengan iming-iming dibantu migrasi sampai selesai. Karena mayoritas hoster bisa memberikan layanan ini. Jangan sampai, keluar sarang harimau masuk sarang singa.

c. Kebutuhan Resource

Ada sebagian yang memutuskan pindah layanan hosting karena kebutuhan resource. Ini ada beberapa pilihan untuk pindah atau upgrade. Jadi tidak perlu meleleh melihat promo lain dengan resource besar. Jika emang tempat lama aman-aman saja maka akan lebih baik komunikasikan untuk upgrade layanan. Jika tidak ada opsi upgrade atau pindah paket hosting. Pindah penyedia layanan hosting adalah keputus selanjutnya.

d. Penyesuaian Dengan Requirement System

Beda server beda system dan beda system administratornya. Maka kebijakan yang dijalankan akan berbeda-beda setiap penyedia layanan. Perlakuan terhadap server untuk share hosting akan berbeda dengan perlakuan untuk sebuah node VPS atau VM. Baik dari sisi firewall maupun hardening dari layer service dan OS. Versi dari service yang ada juga berbeda-beda antar penyedia, termasuk pola konfigurasi. Itu sebabnya kenapa ada sebagian system berjalan di penyedia-A namun tidak berjalan dengan baik di penyedia-B. Dan akan sulit melakukan perubahan penyesuain jika itu hanya kebutuhan satu pengguna.

e. Upgrade ke VPS Atau Dedicated Server

Hal ini kembali ke kebutuhan dan kemampuan. Memiliki kemampuan dalam hal finansial dan juga kemampuan dalam hal managed teknis. Karena jika kita tidak mempunyai kemampuan dalam hal teknis managed server mungkin migrasi ke VPS atau dedicated server akan lebih memperburuk kondisi.

Beberapa Alasan Migrasi ke VPS atau Dedicated Server

  1. Kebutuhan resource yang lebih besar, seperti storage, prosesor dan memory
  2. Adanya minimal requirement untuk mendukung sebuah system yang belum bisa dijalankan di share hosting
  3. Adanya kebutuhan untuk akses ke CLI (command-line interface)
  4. Adanya kebutuhan keleluasaan untuk managed server
  5. Adanya keinginan untuk mengexplore kemampuan dalam managed server
  6. Adanya kebutuhan untuk mengisolasi agar tidak tergabung dengan user lain sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan
  7. Kemampuan share hosting yang sudah tidak mendukung untuk memenuhi kebutuhan

f. Integrasi System

Ada suatu kondisi kebutuhan yang memerlukan untuk penyatuan dua system berbeda untuk bisa saling integrasi.

g. Ikut-Ikutan

Pindah hosting dalam kondisi seperti ini yang sangat berbahaya. Sebagai contoh, ada si-A bercerita jika dia menggunakan layanan hoster-A dan hasilnya biasa saja. Namun ketika dia pindah ke hoster-B hasilnya sangat luar biasa. Melihat kondisi ini ada sebagian yang tergiur dan ingin kecipratan hasil yang sama. Akhirnya ikutan pindah hosting, tanpa menyadari beda orang beda kebutuhan dan beda pengalaman. Hasilnya pun antara memuaskan dan atau sangat mengecewakan.

h. Terjebak Pancingan Marketing Gimmick

Jika kita tidak mempunyai pengalaman yang cukup dan pola pikir yang kurang. Maka tidak aneh rasanya jika kita menjadi korban dari marketing gimmick. Oleh sebab itu jadilah pengguna yang bijak dan berwawasan.

Hal Penting Yang Diperlukan Saat Pindah Hosting

  1. Pastikan mempunyai Full backup,
  2. Lihat penggunaan resource saat ini dan spesifikasi yang digunakan, usahakan di tempat baru minimal sama dan disarankan setidaknya lebih 50% dari spesifikasi sekarang untuk kebutuhan jangka panjang,
  3. Pastikan tempat baru lebih baik dari tempat lama, jangan niatnya mau hemat dan mau lebih baik tahunya malah susah sendiri. “saat hujan basah-basah karena atap bocor atau desak-desakan dengan penghuni lain”. Dan atau malah tidak mempunyai aturan yang jelas
  4. Pastikan fitur dan system yang berjalan akan bisa memenuhi kebutuhan yang ada,
  5. Utamakan yang berdasarkan teknis dan pengalaman bukan berdasarkan marketing. Marketing awalnya semua manis tapi service after sales belum tentu.

Mungkin demikian hal yang bisa w ceritakan terkait Yang Perlu di Perhatikan Saat Pindah Hosting. Semoga kita semua bisa lebih baik, lebih bijak, lebih berwawasan dan pengalaman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.